Prinsip Kesantunan Berbahasa dalam Kolom Komentar pada Postingan Akun Instagram Youtuber Atta Halilintar

Sueb Sueb , Arin Fitriani

This study aims to describe adherence and violations to the principles of language politeness, and the functions of politeness in netizen comments on the captions of YouTuber Atta Halilintar Instagram posts. Employing a qualitative approach with a descriptive method, the data were obtained from written netizen comments collected through observation and note taking techniques. The findings indicate that adherence to politeness principles is reflected in the application of the maxims of wisdom, generosity, praise, humility, agreement, and sympathy. Violations are evident through the use of harsh vocabulary, innuendo, prejudice, and refusal to provide support or approval. Furthermore, the functions of politeness identified in netizen comments include expressing statements, posing questions, giving commands, apologizing, and offering criticism. This research is expected to contribute to a better understanding of language politeness forms, promoting more appropriate and considerate communication practices in social media interactions.

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pematuhan dan pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa, serta fungsi kesantunan berbahasa dalam komentar warganet pada caption postingan akun Instagram youtuber Atta Halilintar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa kalimat tertulis dari komentar warganet yang diambil dari caption postingan Instagram Atta Halilintar yang dikumpulkan melalui teknik simak, dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pematuhan prinsip kesantunan berbahasa meliputi penggunaan maksim kearifan, kedermawanan, pujian, kerendahan hati, kesepakatan, dan kesimpatian. Pelanggaran prinsip kesantunan terjadi dalam bentuk penggunaan kosakata kasar, sindiran, prasangka buruk, serta ketidaksediaan memberi dukungan atau persetujuan. Adapun fungsi kesantunan dalam komentar warganet meliputi fungsi menyatakan, menanyakan, memerintah, meminta maaf, dan mengkritik. Diharapkan penelitian ini dapat membantu warganet dalam memahami bentuk kebahasaan sehingga dapat digunakan dengan baik.

Achsani, F., Inderasari, E., & Masyhuda, H. M. (2018). Strategi Komunikasi dalam Kesantunan Berbahasa Komunitas Antarsantri Pondok Pesantren Al-Hikmah Sukoharjo. Semiotika: Jurnal Ilmu Sastra dan Linguistik, 19(1), 57–66. https://doi.org/10.19184/semiotika.v19i1.8309

Ahmad, J., Prayitno, H. J., & Ngalim, A. (2016). Ketidaksantunan Berekspresi dan Daya Pragmatik dalam Wacana Haters Politik dan Implementasinya Sebagai Materi Ajar Bahasa Indonesia di SMA. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Al-Maarif, M. F., & Saddhon, K. (2023). Campur Kode pada Unggahan Akun Instagram @ganjar_pranowo: Kajian Sosiolingusitik. Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 2(1), 196–211. https://doi.org/10.55606/jpbb.v2i1.1157

Andani, R. (2014). Etika dan Komunikasi. PT. Grafika Wangi Kalimantan.

Brogan, C. (2010). Social Media 101: Tactics and Tips to Develop Your Business Online. John Wiley & Sons, Inc.

Chaer, A. (2010). Kesantunan Berbahasa. Rineka Cipta.

Chaer, A. (2014). Linguistik Umum. Rineka Cipta.

Fakhruroji, M., Rustandi, R., & Busro, B. (2020). Bahasa Agama di Media Sosial: Analisis Framing pada Media Sosial “Islam Populer.” Jurnal Bimas Islam, 13(2), 203–234. https://doi.org/10.37302/jbi.v13i2.294

Kartini, K., Jumriati, J., & Djafar, C. (2023). Analisis Kesantunan Berbahasa dalam Diskusi Kelas Siswa X SMA Negeri 3 Luwu Utara pada Pembelajaran Bahasa Indonesia. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 3(3), 182–189. https://doi.org/10.53769/deiktis.v3i3.535

Mahsun, M. (2005). Metode Penelitian Bahasa: Tahapan Strategi, Metode, dan Tekniknya. PT. Raja Grafindo Persada.

Mailani, O., Nuraeni, I., Syakila, S. A., & Lazuardi, J. (2022). Bahasa Sebagai Alat Komunikasi dalam Kehidupan Manusia. Kampret Journal, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.35335/kampret.v1i1.8

Miles, M. B., & Huberman, M. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (Terjemahan). UI-Press.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Rahardi, R. K. (2005). Pragmatik: Kesantunan Imperatif Bahasa Indonesia. Erlangga.

Rahman, E. N., & Sulistyawati, R. (2023). Penyimpangan Maksim Kesantunan Berbahasa dalam Kolom Komentar Akun Instagram @Dagelan. Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 12(2), 187. https://doi.org/10.31000/lgrm.v12i2.8781

Rismawati, S. D., Hariadi, J., & Hidayat, M. T. (2018). Kesantunan Berbahasa Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Samudra. Jurnal Samudra Bahasa, 2(1), 1–9. https://doi.org/10.24114/ajs.v12i1.42349

Salsabil, R. D., & Ningsih, R. (2023). Kesantunan Berbahasa Warganet dalam Kolom Komentar Instagram @Jokowi ‘Ruang Cakap Digital. JURNAL KONFIKS, 10(1), 44–54. https://doi.org/10.26618/konfiks.v10i1.10770

Sauri, S. (2017). Kesantunan Berbahasa: Kajian Nilai, Moral, Etika, Akhlak, dan Karakter. Royyan Press.

Sofyan, C. &. (2019). Abreviasi dalam Percakapan Sehari-Hari di Media Sosial: Suatu Kajian Morfologi (Abbreviation in Everyday Conversation on Social Media: a Morphological Study). PRASASTI: Journal of Linguistics, 4(1), 69. https://doi.org/10.20961/prasasti.v4i1.24166

Sudaryanto, S. (1993). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan secara Linguistis. Duta Wacana University Press.

Sulistyowati, R. I. (2020). Kesantunan Tindak Tutur Asertif dan Komisif dalam Etika Politik Sidang Anggota Dewan. Jurnal Spektrum, 17(2), 72–79. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.31942/spektrum.v17i2.4362

Surahman, S. (2018). Public Figure sebagai Virtual Opinion Leader dan Kepercayaan Informasi Masyarakat. Wacana, 17(1), 53–63. https://doi.org/10.4324/9781315587714-6

Verlin, S., Darwis, M., & Hasjim, M. (2018). Abreviasi dalam Media Sosial Instagram. Jurnal Ilmu Budaya, 6(2), 277. https://doi.org/10.34050/jib.v6i2.4676

Wijana, I. D. P. (2010). Analisis Wacana Pragmatik. Yuma Pustaka.

Wijana, I. D. P., & Rohmadi, M. (2011). Analisis Wacana Pragmatik: Kajian Teori dan Analisis. Yuma Pustaka.

Subjek (en_US)

Instagram; kesantunan berbahasa; komentar warganet

Bahasa

en

Halaman

187--201

Volume

7

Edisi

1

Tanggal Terbit

2025-05-02

Tanggal Submit

2025-04-24

Tanggal Diterbitkan

2025-04-30

Tanggal Modifikasi

2025-05-05

Jurnal

Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

URI Jurnal

https://jurnal.ppjb-sip.org/index.php/bahasa

Hak Cipta

Copyright (c) 2025 Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Jenis Artikel

Articles

ID (DOI)

10.26499/bahasa.v7i1.1247

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.