Makna Konotatif dalam Puisi Bahasa Sunda yang Berjudul “Do’a Pikeun Guru” Karya Kustian

Kurniasih Kurniasih, Nunuy Nurjanah Nunuy Nurjanah, Retty Isnendes, Winci Firdaus

Abstract


Poetry is an artistic expression that uses words creatively and rhythmically. It is a way to convey feelings, thoughts, or experiences through specially selected language to create an aesthetic impression, rhythm, and beauty. Poetry can be an expression of deep feelings, a picture of nature, a narrative about life, or simply a reflection of various aspects of life. The purpose of this study was to determine the connotative meaning in Sundanese poetry entitled Do'a Untuk Guru by Kustian. The method in this study is a qualitative method, with data collection through reading, understanding, and translating. The result of this study is 1 type of associative meaning found in the poem entitled "Prayer for the Teacher" namely connotative meaning, social meaning, affective meaning, reflective meaning, and colloquial meaning. There are 3 lines of poetry containing connotative meanings, 2 lines of poems containing social meanings, 4 lines of poems containing affective meanings, 4 lines of poems containing reflective meanings, and 4 lines of poems containing colloquial meanings according to Leech's theory.

 

Abstrak

Puisi adalah ungkapan seni yang menggunakan kata-kata secara kreatif dan berirama. Ini adalah cara untuk menyampaikan perasaan, pemikiran, atau pengalaman melalui penggunaan bahasa yang dipilih secara khusus untuk menciptakan kesan estetika, ritme, dan keindahan. Puisi bisa berupa ekspresi perasaan yang mendalam, gambaran alam, narasi tentang kehidupan, atau sekadar refleksi dari berbagai aspek kehidupan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna konotatif dalam puisi bahasa Sunda yang berjudul “Do’a Pikeun Guru” karya Kustian. Metode dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan pengumpulan data melalui membaca, memahami, dan menerjemahkan. Hasil dari penelitian ini adalah jenis makna asosiatif yang ditemukan dalam puisi berjudul “Doa Pikeun Guru” yaitu makna konotatif, makna sosial, makna afektif, makna reflektif dan makna kolokatif. Dalam puisi tersebut, terdapat 3 baris puisi yang mengandung jenis makna konotatif, 2 baris puisi yang mengandung jenis makna sosial, 4 baris puisi yang mengandung jenis makna afektif, 4 baris puisi yang mengandung jenis makna reflektif, dan 4 baris puisi yang mengandung makna kolokatif menurut teori Leech.


Keywords


bahasa Sunda; makna konotatif; puisi guru

Full Text:

PDF

References


Alfita, L., Kadiyono, A. L., Nguyen, P. T., Firdaus, W., & Wekke, I. S. (2019). Educating the External Conditions in the Educational and Cultural Environment. International Journal of Higher Education, 8(8), 34-38. https://doi.org/10.5430/ijhe.v8n8p34

Azizah, J. L., Pratika, S. D., & Firdaus, W. (2023). Cara Bertamu pada Naskah Drama Belum Tengah Malam Karya Syaiful Affair. Anufa, 1(1), 81-89.

Bahtiar, A., & dkk. (2017). Kajian Puisi. Depok: Pustaka Mandiri.

Cahyadi, W. E. (2015). Perlatihan Pementasan Membaca Puisi Dengan Teknik Penerjemahan Simbol ke Dalam Ornamen Teatrikal. (Skripsi). Fakultas Bahasa dan Sastra, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

Chaer, A. (2007). Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta.

Chaer, A. (2009). Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.

Chaer, A. (2013). Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta. Dardjowidjojo, S. (2005). Psikolinguistik : Pengantar pemahaman bahasa. Jakarta: Unika Atma Jaya.

Djajasudarma, T. F. (1993). Semantik 1. Makna Leksikal dan Gramatikal. Bandung: ERESCO.

Hudaa, S., Bahtiar, A., Haryanti, N. D., & Firdaus, W. (2021). Representasi Budaya dalam Novel Boenga Roos dari Tjikembang. Jentera: Jurnal Kajian Sastra, 10(1), 45-56. https://doi.org/10.26499/jentera.v10i1.3316

Leech, Geoffrey. (1981). Semantics: The Study of Meaning. Second ed. Great Britain: Penguin Books.

Mulyaningsih, I., Rahmat, W., Maknun, D., & Firdaus, W. (2022). How Competence of Production, Attention, Retention, Motivation, and Innovation Can Improve Students' Scientific Writing Skills. International Journal of Language Education, 6(4), 368-385. https://doi.org/10.26858/ijole.v6i4.34360

Mu'jizah, M. J., Firdaus, W., Suyatno, S., & Rohim, R. (2022). Digital Based Literature Learning Enhancement: Vista Sastra. https://doi.org/10.4108/eai.28-10-2020.2315335

Umagandhi, R., & Vinothini, M. (2017). Leech’s seven types of meaning semantics. International Journal of Multidisciplinary Research and Development, 4(3).

Zaim, M. (2014). Metode penelitian bahasa: Pendekatan struktural.




DOI: https://doi.org/10.26499/bahasa.v5i2.733

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia is indexed by:

 

Creative Commons License

Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 

@2019

Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa Sastra dan Pengajarannya (PPJBSIP)

Apartemen Suite Metro
Jalan Soekarno Hatta No. 698B, Kelurahan Jatisari - Kecamatan Buahbatu Bandung, Jawa Barat 40286

 
 
Statistik Pengunjung Jurnal Bahasa